PEMBAHASAN dengan masyarakat dari luar negara Indonesia

PEMBAHASAN 2.1 KondisiMasyarakat Indonesia            Masyarakat adalah mahluk sosial makadari itu masyarakat pada umumnya tidak terlepas dari keadaan sosial yangterjadi dalam kehidupannya. Masyarakat melakukan interaksi satu sama lain untukmencapai tujuan hidupnya . Interaksi yang dilakukan masyarakat bisa bersifatpositif dan negatif.

Jika interaksi bersifat positif maka akan menghasilkan sesuatu hal yang positifjuga tetapi jika interaksi dilakukan secara negatif maka akan menghasilkanhal yang negatifpula.             Indonesiaadalah negara yang luas, terdiri dari berbagai macam suku, budaya dan agama .Karena itulah masyarakat Indonesia sangat beragam. Indonesia juga termasuk kedalam jalur perdagangan dunia, dimana orang-orang dari negara lain datang keIndonesia untuk melakukan kegiatan berdagang dan lainnya seperti yang terjadipada masa kerajaan sampai pada zaman penjajahan Belanda. Negara Indonesia padasaat ini telah mengalami banyak perubahan terutama di dalam kondisi kehidupanbermasyarakatnya. Adanya arus globalisasi membuat mayarakat Indonesia mengalamitahap pemikiran yang semakin modern .

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Hal ini memberikan dampak positif dannegatif bagi masyarakat Indonesia. Masyarakat pada zaman sekarang bebasmelakukan interaksi dengan masyarakat dari luar negara Indonesia tidak hanyadalam hal perdagangan melainkan dalam bidang pertukaran ilmu pengetahuan,selain itu gaya hidup tradisional perlahan – lahan ditinggalkan dan bergantidengan gaya hidup modern dengan adanya teknologi yang semakin canggih. Banyaknya kaum terpelajar dan pengusaha muda juga melahirkan banyaknya lapangan kerjadi kota-kota besar khususnya ibu kota Indonesia yaitu Jakarta.  Tetapi globalisasi dan Modernisasi juga memberikan dampak yang negatif bagi masyarakatIndonesia . Masuknya budaya asing yang tidak sesuai nilai-nilai leluhur yangdianut masyarakat Indonesia tidak bisa dihindarkan lagi seperti minuman keras,narkoba , perjudian dan lain-lain selain itu masuknya teknologi di lingkunganmasyarakat Indonesia cenderung membuat masyarakat Indonesia mempunyai sifatindividualistis . Serta lapangan kerja yang hanya tersedia di kota-kota besarmembuat masyarakat desa berbondong-bondong melakukan urbanisasi ke kota-kotabesar sehingga menyebabkan permasalah di kota-kota besar yaitu kepadatanpenduduk . Masyarakat yang sudah melaukan urbanisasi tidak semuanya dapatmelakukan pekerjaan di kota-kota besar , banyak dari mereka yang belummempunyai keahlian yang cukup untuk bekerja di suatu perkantoran sehinggaberakhir menjadi pengangguran. Selain itu karena negara Indonesia merupakannegara yang sangat luas dan termasuk negara yang berkembang pemerintahterbilang masih berfokus melakukan program-program nya hanya pada kota-kotabesar saja misalnya masih belum meratanya kesempatan untuk mengikuti pendidikandi daerah-daerah terpencil di Indonesia serta masih minimnya fasilitas –fasilitas pendidikan untuk sekolah di daerah yang jauh dari Ibu Kota hal inilah yang membuat banyaknya masyarakat Indonesia yang putus sekolah dan tidak mempunyaikeahlian untuk bekerja.

Hal- hal negatif yang dihasilkan dari globalisasi inilah yangnantinya akan menyebabkan suatu masalah sosial di Indonesia yaitu kemiskinan2.2 Penyebab Kemiskinan diIndonesia                Kemiskinan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesiaadalah hal miskin atau keadaan miskin sedangkan kemiskinan menurut BadanPerencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) kemiskinan adalah kondisi dimanaseseorang atau sekelompok orang tidak dapat memenuhi hak-hak dasarnya untukdapat mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang berartabat. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) kemiskinan diIndonesia mencapai angka 27,77 juta orang atau 10,64 persen dari jumlah totalpenduduk pada bulan Maret 2017.

Angka tersebut bertambah 6,90 ribu orangdibandingkan dengan bulan September 2016. MenurutEdi Suharto dalam bukunya yang berjudul Kemiskinandan Perlindungan Sosial di Indonesia, ada 9 faktor yang menjadi penyebabkemiskinan yaitu:1.      Ketidakmampuanmemenuhi konsumsi dasar yaitu sandang, pangan dan papan2.

      Ketidakmampuanuntuk berusaha karena cacat fisik maupun mental3.      Ketidakmampuandan ketidakberuntungan sosial seperti anak terlantar dan wanita korban tindakankekerasan rumah tangga.4.      Rendahnyakualitas sumber daya manusia5.      Kerentananterhadap goncangan yang bersifat individu seperti rendahnya pendapatan danasset6.      Ketiadaanakses terhadap lapangan kerja dan mata pencaharian yang memadai danberkesinambungan7.      Ketiadaanakses terhadap kebutuhan hidup dasar seperti kesehatan, pendidikan air bersihdan trasportasi8.

      Ketiadaanjaminan masa depan karena tidak adanya investasi untuk pendidikan danperlindungan sosial dari pemerintah9.      Keterlibatandalam kegiatan sosial masyarakatKesembilan faktor tersebutmemang menjadi penyebab utama masalah kemiskinan di setiap negara tidakterkecuali Indonesia. Di Indonesia banyak sekali kasus-kasus yang seringmasyarakat jumpai mengenai kesembilan faktor tersebut.  selain itu, Ketimpanganpendapatan juga menjadi faktor penyebab kemiskinan di Indonesia . Perbedaan pendapatanyang cukup jauh antara si kaya dengan si miskin menjadi penyebabnya. Kurangnyakeahlian yang dimiliki oleh masyarakat miskin menyebabkan sulitnya menaikanpendapatannya . Hal ini tentu saja berkaitan dengan masih rendahnya masyarakatyang memperoleh pendidikan atau rendahnya tingkat pendidikan. Jika masyarakatberkesempatan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan, tentu saja akanmenambah keahlian setiap orang  sehinggapekerjaan yang dilakukan seseorang dapat maksimal sehingga pendapatan yangdiperoleh akan cukup untuk memenuhi kehidupannya.

Penyebab kemiskinan jugatidak bisa terlepas dari peran pemerintah. Program pemerintah untuk mengatasikemiskinan dinilai belum efektif halini dibuktikan angka kemiskinan yang masih melambungtinggi juga sikap pemerintah yang cenderung mementingkan dirinya sendiri denganmenggunakan dana yang dipakai untuk pembangunan dan pendidikan untuk masyarakatyang tidak mampu untuk kepentingan pribadinya. Seperti misalnya maraknya kasus korupsi Dana Desa yang dilakukan oleh pejabatpemerintahan. Urbanisasi juga menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan.Kepercayaan masyarakat desa akan pekerjaan yang strategis di Indonesiamenyebabkan masyarakat desa berurbanisasi padahal keahlian mereka belum mampuuntuk bekerja di perkotaan sehingga orang-orang yang tidak mempunyai keahlianmenjadi pengangguran di kota-kota besar.                 Adajuga beberapa hal yang tidak disadari dapat menjadi penyebab kemiskinan diIndonesia. Salah satunya adalah bencana alam.

Bedasarkan letakgeologisnya,  Indonesia terletak padapertemuan dua rangkaian pegunungan muda yakni rangkaian sirkum pasifik danrangkaian sirkum mediterania yang menyebabkan Indonesia terdapat banyak gunungberapi aktif dan sering juga terjadi bencana gempa bumi. Saat ini masih banyak warga yang tinggaldi dekat gunung berapi aktif yang sering meletus dan menghabiskan tempattinggal warga, hal ini lah yang membuat warga sekitar gunung kehilangan hartabendanya dan jatuh dalam kemiskinan. Begitupun hal nya dengan bencana gempabumi. Masyarakat yang hidup di wilayah yang sering terkena bencana haruslahbisa mengantisipasi terjadinya bencana.

Selain bencana alam, hal yang tidakdisadarai dapat menjadi penyebab kemiskinan adalah sifat malas. Pada zamanmodern seperti sekarang ini para kaum muda di kota- kota besar di Indonesiacenderung menjadi pemalas diakibatkan sudah terpenuhinya sarana prasarana di kota-kota besar.Kaum muda juga cenderung individualis akibat teknologi yang semakin maju dantidak peduli dengan lingkungan sekitarnya , padahal banyak masyarakat miskin dikota-kota besar yang membutuhkan pengajarandari kaum muda yang menempuh pendidikan tinggi untuk mengurangi angka butahuruf di Indonesia .                 Banyaknyapenyebab kemiskinan di Indonesia akan menimbulkan dampak negatif diantaranyayaitu kriminalitas, putusnya sekolah yang diakibatkan karena mahalnya biayauntuk bersekolah . Hal ini tentu saja menghambat masyarakat miskin dalammenambah keterampilan dan menjangkau cita-cita. Tingginya angka kematian yangdisebabkan banyaknya rakyat miskin yang tidak mampu untuk membayar pengobatanjika sakit.

Serta terciptanya penyakit gizi buruk. 2.3 Solusi MengatasiKemiskinan di IndonesiaPada pembahasansebelumnya dijelaskan hal-hal yang menyebabkan tingginya angka kemiskinan diIndonesia. Penyebab – penyebab tersebut mempunya solusi –solusi yang tepatuntuk mengatasi kemiskinan di Indonesia.

Solusi tersebut diharapkan mampu untukmengatasi kemiskinan di Indonesia . Solusi-solusi tersebut  diantaranya yaitu:1.      Menciptakan lapangan kerja yangmampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran karenapengangguran merupaka salah satu penyebab kemiskinan terbesar di Indonesia2.      Menjaga stabilitas hargakebutuhan pokok yang menjamin daya beli masyarakat miskin untuk memenuhikebutuhan pokok3.

      Penyediaan beasiswa bagis siswamiskin pada jenjang pendidikan dasar di SD/ MI, SMP/MTS , SMA/MA4.      Menggerakan sector real melauiUsaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan program kredit Usaha Rakyat (KUR) danProgram Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)5.      Meningkatkan program zakat yangdapat membantu menumbuhkan pemerataan dan kesejahteraan sekaligus mengatasikemiskinan di Indonesia6.

      Mendirikan Balai Latihan Kera(BLK) untuk masyarakat yang tidak mampu agar memiliki bekal dalam terjun kedunia kerja 7.      Memberikan subsidi kepadamasyarakat berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), pengobatan gratis melalui BPJS kesehatan dan memberikanDana Alokasi Umum (DAU)Solusi-solusi diatasdibuat masyarakat dan pemerintah untuk mengatasi kemiskinan di Indonesiasekaligus untuk mendukung salah satu tujuan SDGs yang pertama yaitu dunia tanpakemiskinan. Pada saat ini solusi-solusi diatas sudah membuahkan hasil yangcukup baik misalnya Balai Latihan Kerja menghasilkan banyak tenaga kerja yangproduktif dan telah diperluas untuk meningkatkan skill para masyarakat lulusanSD dan SMP.

Tetapi dibalik hasil positif dari solusi yang dibuat pemerintahuntuk mengatasi kemiskinan, ternyata solusi tersebut juga mempunyai dampaknegatif seperti Bantua Langsung Tunai yang dinilai kurang memberikanefektivitas dikarenakan tidak semua masyarakat miskin mendapatkan BLT daripemerintah, kurang tepatnya sasasran, dan menjadi sebab dari turunnya mentalmasyarakat karena terdapat sebagian masyarakat yang mengaku miskin dikarenakanhanya ingin mendapatkan BLT.  Oleh karenaitu pemerintah dan masyarakat harus meneliti secara rinci dan bertujuan kedepan agar solusi yang dibuat menimbulkan dampak positif dan tidak menimbulkandampak negatif  2.4 Kemiskinan dari Sudut Pandang Agama Islam                 Menurutbahasa , Miskin berasal dari bahasa Arab yang sebenarnya menyatakan kefakiranyang sangat. Adapun kata fakir yang berasal dari bahasa Arab : al- Faqru yang berarti membutuhkan. AllahSWT dalam firmannya”….atau orang miskin yang sangat fakir” (QSAl-Balad 90:16) Syekh An-Nabhani mengkategorikan golonganyang punya harta atau uang tetapi tidak bisa mencukupi kebutuhannya disebutorang yang fakir. Sementara itu orang miskin adalah orang yang tidak punyaharta atau uang sekaligus tidak mempunyai penghasilan. Al-Quran dan Hadisttidak menetapkan angka tertentu pasti sebagai orang miskin/kemiskinan.

Namunyang pasti al- Quran menjadikan setiap orang yang memerlukan sesuatu sebagaifakir atau miskin perlu dibantu . Firman Allah SWTArtinya: “Adakah engkau perhatikan orangyang mendusakan agama? Itulah (orang) yang mengusir anak yatim piatu dan tidakmenganjurkan untuk memberi makan kepada orang miskin. (QS. Al-Ma’un; 1-3)Hal ini berarti bahwa Al-Quran mengajarkanuntuk memberikan makanan kepada mereka (anak yatim piatu dan orang miskin) danitu dipandang sangat perlu dan menjadi bukti bahwa orang yang melakukan telahmembenarkan ajaran agama .                Islammemandang bahwa maslaah kemiskinan adalah masalah tidak terpenuhinya kebutuhan– kebutuhan primer secara menyeluruh . Kebutuhan primer menurut syariat islamyaitu sandang, pangan dan papan.

Allah SWT berfirman “kewajiban ayah adalah memberikan makan danpakaian kepada ibu dengan cara yang makruf” (QS al-Baqarah 2: 233)Rasullulah SAW bersabda:”Ingatlah bahwa hak mereka atas kalianadalah agar kalian berbuat baik kepada mereka dalam meberikan pakaian  dan makanan ” (HR Ibnu Majah)dari ayat tersebut dapat dipahami bahwa adatiga perkara yaitu sandang, pangan dan papan yang tergolong pada kebutuhanpokokyang berkaitan dengan kelansungan atau kemunduran. Apabila kebutuhanpokokini tidak terpenuhi , maka akan berakibat pada kemunduran umat manusia.Dengan demikian jika seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dapatdigolongkan kedalam orang-orang yang fakir ataupun miskin.Untuk mengatasi kemiskinan. Dalam pandanganagama Islam, juga diajakan tentang zakat, yaitu harta tertentu yang wajibdikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yangberhak menerimanya hal ini disampaikan dalam surat At-Taubah 9:103 ” Ambilah zakat dari sebagian harta mereka,dengan harta itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka….” .

Di Indonesia terdapat beberapa OrganisasiPengelola Zakat diantaranya yaitu Badan Amil Zakat Nasional dan Dompet DhuafaRepublika