Transportasi yang ingin bepergian. Sebagai contoh: mudah memesannya,

Transportasi online adalahtransportasi berbasis online yang dapat di akses melaui aplikasi yang dapatdiunduh pada smartphone penggunanya.

Pada zaman sekarang yang teknologinyasudah sangat maju, transportasi online sangatlah mudah untuk diakses. Hanyadengan mengandalkan GPS dan kuota internet, penggunanya hanya tinggal menunggupengemudi transportasi online untuk menunggu di pick up spot untuk diantarkanlangsung menuju tujuan yang diinginkan.kemajuan teknologi merupakan sebuahkeberadaan yang mau tidak mau harus kita ikuti. Jasa transportasi onlinemerupakan jasa transportasi yang memanfaatkan kemajuan teknologi. Teknologidiciptakan tujuannya untuk mempermudah segala aktivitas-aktivitas manusia yangdilakukan sehari-hari. Begitu juga halnya dengan jasa transportasi online.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Transportasi berbasis online diciptakan dengan tujuan untuk mempermudahseseorang yang ingin bepergian. Sebagai contoh: mudah memesannya, efesien danefektif. Ini merupakan sebuah terobosan baru yang patut diberi apresiasi. Transportasi online juga menyediakan jasa untukmemudahkan konsumennya dalam melakukan kegiatannya.

Selain jasa antar –jemputnya , transportasi online juga menyediakan jasa untuk mengantar makanan,mengantar barang, serta kemudahan lainnya yang dapat diterima oleh konsumenyang memakai jasa trasnportasi online tersebut1Akhir – akhir ini banyak sekalimasalah yang terjadi pada trasnportasi online. Kebanyakan adalah konflik dengantransportasi konvensional seperti angkutan umum (angkot), ojek pangkalan, taksikonvensional, dan lain – lain. Konflik ini muncul dikarenakan kehadirantransportasi online yang membuat transportasi konvensional menjadi sepipengunjung. Masyarakat lebih memilih menggunakan transportasi onlinedikarenakan kemudahan yang didaptkan serta tarif yang cenderung lebih murah.Pemerintah diminta segeramencari cara untuk menyelesaikan masalah antara transportasi konvensionaldan online. Hal ini menyusul penghentian sementaralayanan transportasi online di wilayah JawaBarat yang berujung pada aksi damai driver ojek online diwilayah tersebut. Dosen Fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Asep Warlanmenyatakan, penghentian sementara layanan transportasi online bukanmenjadi jalan keluar dalam menyelesaikan persoalan yang timbul antara transportasi online denganangkutan konvensional. “Persoalan antara konvensional dan online adalahberebut konsumen, harusnya pemerintah fokus menyelesaikan konflik bukannyamalah menyarankan transportasi online untuktidak beroperasi,” ujar dia.

Menurut dia, transportasi online hadirkarena adanya kebutuhan dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Seharusnya,pemerintah memfasilitasi kebutuhan dari masyarakat tersebut.Oleh karena itu,Asep meminta pemerintah agar mencarikan jalan keluar agar kebutuhan semua pihaktermasuk transportasi online,konvensional serta masyarakat terakomodir dengan baik.”Kalau dilarangjustru kan sewenang-wenang terhadap masyarakat yang telah merasakan manfaatdari transportasi online,” tandas dia.2Pada saat ini, teknologisudah semakin maju dan membuat segalanya serba praktis termasuk transportasi.

Masyarakat lebih memilih transportasi online karena kemudahan yang didapatserta harga yang relatif lebih rendah. Karena itu, seharusnya pengemuditransportasi konvensional juga harus memikirkan strategi yang tepat dalambersaing secara sehat untuk mencari nafkah bukannya seperti hingga berkelahidan menggunakan kekerasan kepada transportasi online hinnga sampaimenghancurkan mobil milik driver transportasi online. Mencari nafkah seharusnyasecara sehat bukan dengan kekerasan seperti itu, maka dari itu seharusnyamereka dapat bekerja sama dan pastinya akan mendapat hasil yang lebih baik.